BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 15 FEBRUARI 2026 • 10:57 WIB

Sejarah dan Tradisi Hari Kasih Sayang: Dari Lupercalia hingga Kartu Valentine

Sejarah dan Tradisi Hari Kasih Sayang: Dari Lupercalia hingga Kartu ValentineSejarah dan Tradisi Hari Kasih Sayang: Dari Lupercalia hingga Kartu Valentine

Hari Kasih Sayang atau Valentine’s Day yang dirayakan setiap 14 Februari memiliki sejarah dan tradisi yang kaya. Asal-usul perayaan ini terhubung dengan berbagai kisah yang menarik.

Baca juga: Sidang Etik Polri Terkait Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dari festival kuno Lupercalia hingga pengorbanan St. Valentine, setiap elemen memberikan perspektif baru tentang arti cinta dan kasih sayang yang dirayakan di seluruh dunia.

Asal Usul Valentine's Day

Menurut situs History, ada dua versi utama mengenai asal-usul Hari Valentine. Versi pertama mengaitkan perayaan ini dengan Festival Lupercalia yang berlangsung pada tanggal 15 Februari di masa lalu untuk menghormati dewa kesuburan.

Versi kedua berasal dari kisah St. Valentine, seorang pendeta yang menentang larangan menikah bagi pria muda yang diberlakukan oleh Kaisar Claudius II. Ia menikahkan pasangan secara diam-diam hingga kemudian ditangkap dan dihukum mati pada 14 Februari 270 Masehi.

Baca juga: Tragedi Penembakan Staf KBRI di Peru, Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Makna di Balik 14 Februari

Hari kematian St. Valentine dianggap sebagai awal dirayakannya Hari Kasih Sayang, di mana kisah pengorbanan beliau menjadi inspirasi bagi banyak orang. Kini, Valentine bukan hanya hari berbagi kasih, tetapi juga peringatan akan perjuangan cinta sejati.

Makna yang dalam ini menjadikan perayaan Hari Valentine lebih dari sekadar simbol cinta, yang kini melampaui batas budaya dan agama untuk merayakan kasih sayang universal.

Tradisi Valentine's Day

Tradisi merayakan Valentine menjadi populer dengan pertukaran hadiah dan ucapan. Pada abad ke-18 di Inggris, masyarakat muda mulai saling bertukar surat yang ditulis tangan untuk merayakan hari ini.

Dengan kemajuan teknologi di abad ke-19, kartu cetak mulai digunakan untuk menyampaikan pesan kasih. Di Amerika, tradisi ini dimulai lebih awal, sejak abad ke-17.

Esther A. Howland, dikenal sebagai 'Ibu Valentine', adalah pelopor kartu Valentine yang diproduksi secara massal pada tahun 1840, menciptakan tren baru dalam merayakan hari kasih sayang.

Baca juga: Kerusuhan Pecah di Bandung, Gas Air Mata Diluncurkan oleh Aparat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Sejarah dan Tradisi Hari Kasih Sayang: Dari Lupercalia hingga Kartu Valentine

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!