Film Agak Laen 2: Panti Jompo dalam Nuansa Ceria
Sutradara Muhadkly Acho mengungkapkan bahwa film Agak Laen 2 mengambil panti jompo sebagai latar belakang, bertujuan untuk memberikan gambaran baru tentang griya lansia. Melalui pendekatan komedi, film ini berupaya menampilkan sisi cerah dari tempat yang sering dianggap kelam.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae Terkait Kematian Pengemudi Ojol
Dengan misi yang berbeda dari citra panti jompo yang menakutkan, film ini membawa suasana segar dan humoris.
Dalam wawancara, Muhadkly Acho menyatakan, "Panti jompo menurut kami kayaknya belum pernah ada deh film komedi yang menggunakan main setting itu." Ia mencatat bahwa biasanya panti jompo dipotret sebagai tempat yang menyeramkan dan kelam.
Acho berpendapat bahwa akan menarik jika tempat tersebut diubah menjadi latar yang lebih cerah dan ceria, memberikan susunan acara yang lebih seru.
Proses syuting film ini dilakukan di panti jompo nyata, bukan di set film. Oki Rengga menambahkan, "Itu panti jompo beneran, kebetulan di panti jompo itu ada bangunan baru dan bangunan lama."
Baca juga: Google Respon Terkait Masalah Keamanan Gmail dan Aktivitas Phishing
Sebagai film bertema crime investigation comedy, Acho menghadapi tantangan baru dalam menjaga elemen komedi agar tetap terjaga. Ia menjelaskan, "Saat menulis mikirnya jangan sampai komedinya berdiri sendiri, horornya berdiri sendiri."
Namun, Acho juga menekankan pentingnya menyatukan elemen komedi dengan aspek ketakutan yang ada dalam film, yang sangat mempengaruhi penggambaran adegan.
Ernest Prakasa, produser film, juga menekankan pada aspek cerita, "Kami di Imajinari juga, hal yang paling exciting buat kami adalah bikin cerita," menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan sesuatu yang baru meskipun dalam bentuk sekuel.
Agak Laen: Menyala Pantiku! bercerita tentang kuartet komika yang berprofesi sebagai detektif, di mana mereka terjebak dalam situasi absurd saat menjalankan misi di panti jompo. Tugas mereka adalah memburu seorang buronan kasus pembunuhan yang bersembunyi di antara para lansia.
Penyamaran mereka mengundang berbagai kekacauan serta momen komedi yang tidak terduga. Film ini dibintangi oleh aktor-aktris seperti Ariyo Wahab, Priska Baru Segu, dan Tissa Biani.
Dengan tayang pada 27 November 2025, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang baru dan menarik, dengan pendekatan yang lebih ceria terhadap panti jompo.
Baca juga: Pemeriksaan Yaqut Cholil Qoumas Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: