BLACKPINK Kembali Menggebrak Jakarta dengan Konser Tur DEADLINE
BLACKPINK kembali menarik perhatian di Jakarta, membuktikan status mereka sebagai girl group terbesar di dunia melalui konser tur DEADLINE di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Baca juga: Mahasiswa Bertemu Pimpinan DPR: Tuntut Investigasi dan Transparansi Tunjangan
Setelah penampilan terakhir pada Maret 2023, keempat anggota—Jisoo, Lisa, Rosè, dan Jennie—memukau penggemar dengan deretan lagu hits dan penampilan solo yang betul-betul menawan.
Setelah dua tahun, BLACKPINK kembali dengan pertunjukan yang spektakuler, membangkitkan semangat penonton lewat lagu-lagu hits seperti 'Kill This Love' dan 'Pink Venom'.
Kinerja tur ini mencerminkan perjalanan solo masing-masing anggota, di mana Rosè dan Jisoo melanjutkan karier musik solo, sementara Lisa dan Jennie merambah dunia akting dengan album baru yang tengah disiapkan.
Tur DEADLINE semakin menarik perhatian karena tidak hanya menekankan penampilan grup, tetapi juga menampilkan eksplorasi artistik dari setiap anggota. Penonton disuguhi penampilan solo yang memperlihatkan talenta masing-masing dengan cara yang unik.
Baca juga: Prabowo Subianto Jadi Kontroversi dalam Kunjungan ke China
Konser dimulai dengan Jisoo yang memikat penonton dengan lagu 'Hugs & Kisses' dan dilanjutkan dengan 'Earthquake'. Penampilan solo ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar yang hadir.
Kemudian, Lisa membuat penonton bersemangat dengan lagu-lagu seperti 'Thunder' dan 'Rockstar', dan Jennie menyajikan pesonanya dengan 'Like Jennie' dan 'ExtraL'. Rosè menutup segmen solo dengan penampilan yang energetik, menciptakan kesan mendalam.
Penampilan grup dalam konser ini juga tak kalah menarik, termasuk lagu-lagu B-side favorit seperti 'Pretty Savage' dan 'Lovesick Girls'. Kombinasi antara penampilan solo dan kolaborasi grup menunjukkan keragaman musikalitas yang ditawarkan oleh BLACKPINK.
Keberhasilan konser ini terletak pada koleksi lagu yang mendalam dan daya tarik global BLACKPINK. Musik mereka berhasil menjangkau berbagai segmen audiens, dari penggemar K-Pop sampai pendengar biasa.
Irama yang catchy dan penampilan enerjik menghidupkan suasana malam di Stadion Utama, dengan penonton yang aktif bernyanyi dan ikut berpartisipasi dalam euforia konser tersebut.
Dari awal hingga akhir, penggemar terlibat penuh, menciptakan momen berharga yang tak terlupakan. Euforia ini lebih dari sekadar hiburan, melainkan pengalaman kolektif yang mengikat orang-orang dalam kecintaan terhadap musik.
Baca juga: Mahasiswa Siap Gelar Aksi Unjuk Rasa Besar-Besaran pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: